Disinyalir Tiga Dosa Bupati Gowa : Pansus DPRD Gowa Bulat Berikan Rekomendasi Pemakzulan Bupati Ke MA!

Reporter di Brata News TV
banner 120x600

GOWA, BrataNewsTV || Momen demokrasi di Kabupaten Gowa berubah menjadi arena uji integritas kepemimpinan. Suasana rapat Paripurna Hak Menyatakan Pendapat, pada 12/8/2026, diwarnai kericuhan dan dihujani interupsi Panitia Khusus (Pansus) seketika Bupati Gowa Siti Husniah, ia menghadirkan seorang wanita yang sedang hamil 7 bulan di podium.

Tim Pansus Hak Angket DPRD Gowa telah memeriksa materi penyelidikan yang sudah mencakup soal dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis senilai Rp16 miliar, dan pencabutan sepihak bantuan beasiswa doktoral seorang mahasiswi, serta dugaan perselingkuhan dan tindakan amoral.

Dari ketiga poin ini bukan hanya masalah administratif atau moral pribadi, melainkan indikasi penyalahgunaan wewenang yang berpotensi merugikan keuangan negara dan melanggar etika pejabat publik.

Proses pemeriksaan sempat memanas ketika Bupati melakukan walkout karena merasa bahwa haknya tidak diakomodasi, menunjukkan betapa rapuhnya komunikasi antara eksekutif dan legislatif di tengah krisis kepercayaan ini.

BACA JUGA:  Disinyalir Gunakan Batu Kali Rehabilitasi Jaringan Irigasi Way Bumi Agung Pekerjaan Direktorat Kementerian SDA BBWSMS Jebol

Insiden paling kontroversial terjadi di saat Bupati menghadirkan seorang wanita hamil ke podium paripurna. Aksi ini, terlepas dari niat awalnya, justru memperkeruh suasana dan dianggap banyak pihak sebagai bentuk pengalihan isu pribadi di ruang deliberasi tertinggi daerah.

Di tengah ketegangan itu, ketegasan tujuh fraksi untuk tetap merekomendasikan atas pemakzulan Siti Husniah Talenrang Bupati Gowa, mengirimkan pesan jelas integritas jabatan tidak bisa dinegosiasikan dengan drama personal atau tekanan emosional.

Rekomendasi pemberhentian ini kini akan diserahkan kepada Mahkamah Agung (MA) untuk diperiksa, diadili, diputuskan sesuai mekanisme perundang-undangan.

Skandal yang paling menohok Bupati Gowa Siti Husniah, kedekatannya dengan seorang pria yang bernama Basri Kajang alias (Om Bas) kedekatan keduanya bukanlah hanya sekedar hubungan kerja Politik. Tetapi ada indikasi kuat menjalin hubungan asmara.

BACA JUGA:  Respon Cepat Aduan Warga, Polres Lampung Utara Bubarkan Aksi Balap Liar di Kotabumi Selatan

Dugaan ini semakin kuat setelah Zaenal Abidin “Wartawan FaktualNet” memberikan kesaksiannya dalam delibarasi di Paripurna Pansus DPRD Gowa.

Zaenal, mengaku melakukan penelusuran pribadi terkait kedekatan Bupati Husniah dengan Basri Kajang. Ia mengklaim sempat mengikuti mobil bupati, memperoleh video menunjukkan ada hubungan pribadi antara Bupati Gowa Husniah dan Om Bas.

Zaenal juga mengatakan pernah bertemu Husniah di sebuah warung kopi, meminta agar bupati mengubah sikap demi menjaga nama baik daerah.

Selain itu, ia mengklaim ponselnya sempat juga disita dan diminta untuk menghapus pemberitaan, serta mendapat tawaran kerja sama saat acara buka puasa bersama di rumah jabatan bupati, namun Zaenal tidak tergiur dengan tawaran itu! Bahkan ia juga mengakui pernah ditawarkan finansial atau uang tinggal sebut mau minta berapa saja,” beber Zainal di ruangan sidang Paripurna Pansus DPRD Gowa, pada satu bulan yang lalu.

BACA JUGA:  Lepas Masa Tugas, AKBP Restu Wijayanto Dikenang Sebagai Kapolres Humanis yang Dirindukan di Bulukumba

Pemberitaan ini berdasarkan hasil putusan fakta persidangan Pansus paripurna DPRD Gowa. Semua pihak terduga memiliki hak membela diri sesuai dengan asas praduga tak bersalah hingga putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

(Laporan : Tim Khusus BrataNewsTV)

banner 325x300