BATULICIN, BrataNewsTV – Sebuah gedung pemerintahan yang terawat bukan sekadar simbol kemewahan, melainkan cerminan rasa hormat terhadap aparatur sipil negara (ASN) dan kenyamanan masyarakat yang datang mengurus administrasi. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu tengah melaksanakan rehabilitasi menyeluruh pada atap dan kubah Kantor Bupati di Jalan Dharma Praja, Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin.
Langkah ini diambil setelah bangunan yang telah berdiri sejak 2009 (berusia 17 tahun) mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan struktural. Dengan nilai kontrak Rp24,1 Miliar, proyek ini bukan sekadar renovasi kosmetik, melainkan investasi untuk keberlanjutan fungsi gedung sebagai pusat pelayanan publik.
H. Ansyari Firdaus, Plt. Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu, menjelaskan bahwa rehabilitasi ini didasari oleh kajian teknis mendalam dari CV. Artwork Design Consultant. Setelah nearly dua dekade terpapar cuaca tropis, kinerja bangunan alami penurunan yang jika dibiarkan justru akan memakan biaya lebih besar di masa depan.
“Fokus utama kami adalah memperbaiki kebocoran, retakan plafon, serta sistem mekanikal elektrikal dan plumbing yang sudah tidak optimal. Ini penting demi keselamatan pegawai dan kelancaran layanan bagi warga,” ujar Ansyari, Selasa (29/9/2026).
Secara teknis, ada tiga poin kritis yang ditangani:
1. Integritas Atap & Kubah: Memperbaiki kedap air, pengendalian panas, dan ventilasi agar suhu ruangan tetap nyaman dan bebas bocor saat hujan.
2. Sistem Kelistrikan (Mekanikal Elektrikal): Memastikan jalur kabel aman dari korsleting atau gangguan daya yang bisa menghambat kerja komputer dan peralatan kantor.
3. Sanitasi & Plumbing: Memperbaiki saluran air kotor dan bersih untuk menjaga higiene lingkungan kerja.
Renovasi juga mencakup ruang kerja Bupati di lantai 4. Tujuannya sederhana: menciptakan lingkungan kerja yang representatif dan produktif bagi pimpinan daerah. Ketika pemimpin bekerja dalam kondisi nyaman dan fasilitas memadai, pengambilan keputusan dan koordinasi pelayanan publik diharapkan menjadi lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Rehabilitasi ini juga bertujuan memperkuat identitas bangunan pemerintahan daerah secara berkelanjutan. Dengan memperpanjang usia pakai gedung, Pemkab Tanah Bumbu menerapkan prinsip good governance dalam pengelolaan aset negara—merawat apa yang ada sebelum rusak parah, daripada menunggu roboh lalu membangun baru dengan biaya jauh lebih tinggi.
Diharapkan, pasca-rehabilitasi, Kantor Bupati Tanah Bumbu tidak hanya tampil lebih segar secara visual, tetapi juga berfungsi lebih optimal sebagai rumah kedua bagi para pelayan masyarakat. Karena pada akhirnya, gedung yang nyaman adalah langkah awal menuju pelayanan yang ramah dan berkualitas.
(Tim Redaksi/BrataNewsTV)














