Ricuh, Polrestabes Medan Tak Terima Surat Aksi Demo, Katanya Koordinasi Tapi Dua Jam Tak Ada Kabar

Reporter dari Brata News TV
banner 120x600

MEDAN, BrataNewsTV – 21 September 2026 — Suasana di ruang Satintelkam Polrestabes Medan mendadak gempar. Keluarga yang mengaku sebagai korban pencurian namun kemudian menjadi tersangka dan DPO, setelah disebut disuruh penyidik Polsek Pancur Batu Brigadir Shinto Sembiring menangkap maling, datang untuk menyampaikan surat pemberitahuan aksi demo.

Namun, setelah hampir dua jam menunggu, surat tersebut disebut belum juga diterima. Pihak keluarga mengaku hanya mendapat jawaban bahwa petugas masih melakukan koordinasi.

BACA JUGA:  𝗗𝗮𝗻𝗿𝗲𝗺 𝟬𝟰𝟯/𝗚𝗮𝘁𝗮𝗺: 𝗞𝗮𝗺𝗶 𝗦𝗶𝗮𝗽 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗺𝗽𝗶𝗻𝗴𝗶 𝗦𝗲𝗹𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗞𝗲𝘁𝗮𝗵𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵

Suasana kemudian sempat memanas. Pihak keluarga menilai personel Satintelkam diduga berupaya menolak penerimaan surat tersebut dengan berbagai alasan.

Tak hanya itu, informasi dari pihak keluarga menyebut salah seorang anggota keluarga bahkan sempat pingsan di depan kantor Kapolrestabes Medan diduga seteleh sempat cekcok dengan petugas. Kondisi tersebut disebut terjadi karena yang bersangkutan merasa dipermainkan saat hendak menyampaikan surat pemberitahuan aksi.

BACA JUGA:  Disinyalir Oknum PPK DPU Bidang Cipta Karya Banca Program SANIMAS!

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari Polrestabes Medan terkait alasan surat tersebut belum diterima,- (**)

banner 325x300