Disdik Tuba Dianggap Lemah, Kasus Guru PNS Dugaan Asusila “Main Kuda-kudaan” Resmi Digelandang ke Inspektorat

banner 120x600

TULANG BAWANG, BrataNewsTV || Buntut viralnya dugaan tindakan asusila yang dilakukan seorang guru PNS berinisial (W) di Kabupaten Tulang Bawang, yang terekam sedang melakukan aksi tak senonoh alias “main kuda-kudaan” dengan rekan bisnisnya, akhirnya mengambil jalur pengawasan ketat. Setelah Dinas Pendidikan (Disdik) setempat dinilai lamban dan terkesan tutup mata, kasus ini resmi dilaporkan ke Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang, Senin (26/10/2026).

Dinamika panas ini bermula dari sikap Disdik Tuba yang dinilai tak mampu mengambil langkah tegas terhadap binaan mereka sendiri. Wartawan yang beberapa kali mencoba mengonfirmasi dan menemui para petinggi dinas di kantor setempat justru dibentur dengan ketiadaan dan keengganan untuk memberikan keterangan langsung.

Ironisnya, saat diwawancarai media ini sebelumnya, oknum PNS pelaku justru dengan santai menyatakan bahwa pihak Disdik Kabupaten Tulang Bawang sebenarnya sudah mengetahui dan paham betul dengan kejadian memalukan tersebut.

BACA JUGA:  BANCA DANA DESA OKNUM KADES KEDATON DIGIRING KE MOBIL TAHANAN KEJARI LAMPURA

“Terkait permasalahan tersebut, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang sebenarnya sudah mengetahui dan paham dengan kejadian itu,” ujar oknum pelaku dengan nada datar.

Didesak untuk memberikan konfirmasi terkait pemberitaan ini, Resi selaku Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Tenaga Kependidikan (PTK) akhirnya memberikan tanggapan singkat melalui pesan WhatsApp.

“Sudah kami minta keterangan dan diberikan laporan ke inspektorat,” tulisnya.

BACA JUGA:  Merawat Ingatan Way Tuba, Danrem 043/Gatam Hadiri Peluncuran Buku Sejarah Airstrip

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tulang Bawang, Ami Balau, saat dikonfirmasi terpisah via WhatsApp mengenai sanksi tegas apa yang akan dijatuhkan kepada oknum guru PNS tersebut, hanya menjawab dengan kalimat singkat: “Oknum guru akan dipanggil inspektorat.”

Jawaban singkat nan dingin dari para petinggi dinas ini seolah menjadi bukti ketidaksanggupan mereka memberikan sanksi internal yang tegas. Mengingat gravitasi pelanggaran yang jelas-jelas menjurus pada tindakan asusila—di mana rekaman menunjukkan oknum ibu guru tersebut berada di posisi atas dalam aksi “kuda-kudaan” tersebut—masyarakat dan pelapor tak lagi percaya pada proses internal Disdik yang terkesan setengah hati.

BACA JUGA:  Ledakan Bekas Markas TPNPB-OPM di Kampung Toemalo Tewaskan Satu Warga

Langkah pelaporan resmi ke Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang kini menjadi satu-satunya jalan untuk menuntut keadilan, transparansi, dan ketegasan hukum, sekaligus mengakhiri drama tutup mata di dunia pendidikan Tuba.

(Helmi/BrataNewsTV.com -Tuba)

banner 325x300