BERITA  

Pengurus BUMDes Kecewa Terhadap Kepala SPPG MBG Cempaka Putih

Reporter Brata News TV
banner 120x600

BrataNewsTV || Meradang bangkrut Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara.

Pasalnya BUMDes ketahanan pangan yang dikelola masyarakat menggunakan sumber Dana Desa (DD) sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, se Kecamatan Sungkai Jaya, bergerak dalam bidang usaha kolam darat peternakan ikan.

“Sebelumnya  angin  segar perkembangan BUMDes itu ada, karena mitra dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) siap menampung dari hasil kolam – kolam BUMDes di Kecamatan Sungkai Jaya.

Namun sayang pada akhir – akhir ini Satuan Pelayanan     Pemenuhan         Gizi  (SPPG) Cempaka Putih   memutuskan untuk tidak mengunakan menu ikan hasil sumber daya lokal di Kecamatan Sungkai Jaya.

BACA JUGA:  Disinyalir Tebang Pilih " Berikan Bantuan -BAZNAS - Muaro Jambi Provinsi Jambi

Dengan alasan anak-anak menolak karena amis, jawaban yang tidak masuk di akal,” ujar Chairul Ketua Bumdes Lampung Jaya, dengan  penuh rasa kecewa, pada Minggu 25/1/2026.

Chairul menambahkan yang namanya ikan itu sudah pasti amis! coba tunjukkan sama saya ikan apa yang tidak amis, kita sangat berharap dengan Pemerintah sebagaimana program MBG bersama BUMDes dapat ada kesinambungan.

BACA JUGA:  Lima Isu - Hasil - Konsilidasi Aliansi Pemuda-Mahasiswa-Masyarakat Lampung Utara Akan Muncul : Di Aksi Damai Pekan Depan

“Apabila di temukan SPPG Cempaka Putih memakai menu ikan yang bukan dari hasil BUMDes wilayah Kecamatan Sungkai Jaya, bearti ada kepentingan tertentu ,” tukasnya.

Sementara Kepala SPPG Riyal mengatakan
dapur MBG tidak mengambil ikan miliknya BUMDes se Kecamatan Sungkai Jaya. Atas pertimbangan ahli gizi karena banyak anak yang komplain ikan berbau amis.

Jadi jarang makanan habis karna ikan amis kesimpulan sementara ini belum memakai ikan menurut ahli gizi,” katanya di dalam via whattsapp, – ( Yd/ Red)

BACA JUGA:  Tokoh Adat Pepadun Sikapi Penyataan Oknum Pejabat Kesbangpol Mesuji : Sebut Lampung Tidak Ada Tanah Adat

 

banner 325x300