DUKA : Ditepi Aliran Sungai Sriagung – Jenazah Yulian Ditemukan Setelah Empat Hari Menghilang

Reporter di Brata News TV
banner 120x600

LAMPUNG UTARA, BrataNewsTV – Kabut misteri yang menyelimuti hilangnya Yulian Adi Putra (37) Bin Erwansyah warga Desa Sriagung, Kecamatan Sungkai Jaya, yang akhirnya terkuak, namun membawa duka yang mendalam bagi keluarga yang telah menanti selama empat hari penuh harap dan cemas. Tepat pada Sabtu (22/8/2026), jenazah almarhum ditemukan dalam posisi terlentang di bibir aliran sungai kecil, yang mengakhiri penantian panjang dan berganti menjadi tangisan kepedihan.

Kronologi kehilangan yang memilukan awal mula pada Senin, 18 Agustus 2026. Sekitar pukul 16.00 WIB, Yulian Adi meninggalkan rumah untuk beraktivitas. Namun, ketika jarum jam menunjukkan pukul 21.00 WIB, komunikasi dengan sang putra terhenti total.

Kekhawatiran segera menjalar; telepon tak diangkat, pesan tak dibalas.” Dengan hati gelisah, keluarga pun bergegas melapor ke Polsek Sungkai Jaya, berharap ada kabar baik di tengah malam yang kelam.

BACA JUGA:  Merebak DBD : Warga Desa Jagang " Pinta Pemerintah Daerah Untuk Cepat Ambil Tindakan

Empat hari berlalu di dalam ketidakpastian. Hingga, Sabtu pagi, sekira pukul 10.30 WIB, warga setempat menemukan unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BE 5090 kendaraan yang dikenali sebagai milik dari Yulian, terparkir di sebuah gubuk di dalam kebun singkong milik Resa Cahyadi.” Saksi segera menghubungi Kepala Desa Sriagung dan Polsek Sungkai Jaya.

Tak lama kemudian, Kepala Desa bersama petugas kepolisian dan warga berbondong – bondong melakukan penyisiran di area tersebut. Suasana hening seketika berubah haru ketika mata mereka menangkap ada sosok terbaring dan tak bernyawa di tepian sungai. Almarhum Yulian ditemukan dalam kondisi terlentang, seolah – olah alam pun turut merenung mengiringi kepergiannya yang mendadak.

BACA JUGA:  Ketua MKKS SMA Bersama Penasehat DPD - LP3K-RI Lampung Berikan Warning Terkait SPMB 2025

Petugas Polres Lampung Utara dengan sigap lansung melakukan evakuasi korban (jenazah), yang sekaligus melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dan barang bukti Hingga berita ini diturunkan, penyebab dari kematian almarhum Yulian Adi Putra Bin Erwansyah, masih belum dapat dipastikan dan sedang dalam tahap penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.

Di balik proses hukum yang harus dijalani, ada air mata ibu, ayah, dan sanak saudara yang kini hanya bisa memeluk kenangan.” Mereka menunggu bukan sekadar jawaban forensik, melainkan ketenangan hati bahwa putra tercinta mendapatkan keadilan dan kedamaian abadi.

Peristiwa ini BrataNewsTV menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum Yulian Adi Putra.

Kami juga menghimbau agar masyarakat untuk memberikan informasi yang tepat
guna mendukung percepatan penyelidikan serta dukungan moral bagi keluarga yang sedang berduka, sembari mempercayakan proses penyelidikan, kepada pihak aparat penegak hukum, berharap kebenaran dapat terungkap dengan adil dan transparan.

BACA JUGA:  NEGOSIASI UANG HARAM Rp4,M: SKANDAL " PT KAP? BARU TEREALISASI Rp750,-J DI SEMPADAN SUNGAI JADI SAKSI!

(Penulis/Editor: Redaksi BrataNewsTV)

banner 325x300