Lampung Utara, BrataNewsTV – Semangat kebersamaan gotong royong dan swadaya kembali ditunjukkan warga Desa Sri Agung dan Desa Suka Jaya, Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara. Melalui Gerakan Masyarakat (GERMAS), kedua desa sepakat melakukan perbaikan jalan penghubung antar-desa secara swadaya karena belum mampu membangunnya melalui anggaran formal pemerintah.
Rencana ini tertuang di dalam dokumen usulan kegiatan yang mencantumkan rincian kebutuhan material senilai Rp101.800.000.
Berdasarkan dokumen “Rencana Anggaran Kegiatan Perbaikan Jalan Penghubung Antar Desa Sri Agung dan Desa Suka Jaya”, perbaikan akan difokuskan pada ruas jalan sepanjang 300 meter dengan lebar badan jalan 3 meter, yang terletak di Dusun 01 Sri Agung menuju Dusun 05 Desa Suka Jaya.
Dalam rencana anggaran tersebut, tercantum lima pos utama kebutuhan material dan jasa sebagai berikut:
1. Batu Belah: Volume 200 M³ dengan harga satuan Rp360.000, totaling Rp72.000.000.
2. Batu Sabes: Volume 50 M³ dengan harga satuan Rp300.000, totaling Rp15.000.000.
3. Jasa Pecah Batu: Volume 200 M³ dengan harga satuan Rp24.000, totaling Rp4.800.000.
4. Jasa Wales (Alat Berat): 1 Hari kerja dengan biaya Rp5.000.000.
5. Mobilisasi Wales: Pulang-Pergi (PP) dengan biaya Rp5.000.000.
Total keseluruhan kebutuhan dana untuk realisasi rencana ini adalah Rp101.800.000. Dana ini rencananya akan dihimpun dari berbagai elemen masyarakat setempat melalui sistem bergotong royong.
Tujuan Strategis Pembangunan Jalan
Dokumen tersebut juga merinci lima tujuan strategis dari permohonan perbaikan jalan ini, yaitu:
1. Memperbaiki konektivitas fisik antar-Desa Sri Agung dan Suka Jaya.
2. Memperlancar mobilitas masyarakat yang ingin melintas.
3. Memudahkan sarana distribusi hasil bumi warga.
4. Meningkatkan mutu pendidikan generasi penerus melalui akses jalan yang lebih baik.
5. Menyediakan jalan alternatif penghubung antar-desa.
Meskipun bersifat swadaya, keterbukaan mengenai rincian anggaran seperti yang tercantum dalam dokumen ini merupakan langkah positif. Hal ini memungkinkan seluruh elemen masyarakat mengetahui alokasi dana dan memastikan setiap rupiah yang dikumpulkan digunakan sesuai rencana.
Pemerintah Kecamatan. Sungkai Jaya diharapkan dapat memberikan kontribusi dan pendampingan teknis, terutama terkait standar harga material dan efisiensi dalam penggunaan alat berat, agar semangat swadaya warga dapat berjalan optimal tanpa membebani ekonomi masyarakat.
Dengan perencanaan yang matang dan transparansi yang terjaga, impian warga Sri Agung dan Suka Jaya untuk memiliki jalan yang layak dapat segera terwujud.
(Redaksi)














