BrataNewsTV – Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Haryantana, S.H., menghadiri kegiatan Panen Raya sekaligus mengikuti pengumuman capaian Swasembada Pangan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia yang disampaikan secara virtual, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Kompleks Kantor PDAM Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Acara ini merupakan bagian dari agenda nasional dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Melalui sambungan virtual, Presiden Republik Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari petani, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga para pemangku kepentingan lainnya, atas kerja keras dan sinergi yang terbangun. Presiden menegaskan bahwa di tengah tantangan perubahan iklim global, Indonesia berhasil kembali mencapai swasembada pangan.
“Dalam kurun waktu satu tahun, kita bangsa Indonesia telah berhasil membuktikan swasembada pangan. Saudara-saudara telah mencatat sejarah dan menjadi tonggak penting. Ke depan, semoga kita dapat mewujudkan swasembada di sektor-sektor lainnya, sehingga mampu melahirkan generasi bangsa yang cerdas dan membawa Indonesia menjadi negara maju,” tutur Presiden.
Presiden juga berharap pada tahun 2026 seluruh desa dapat merasakan manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, Presiden menekankan pentingnya peran para pejabat, pemimpin, dan kepala daerah dalam memberantas korupsi serta menegakkan hukum demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Di tempat yang sama, Brigjen TNI Haryantana menegaskan bahwa TNI AD, khususnya jajaran Korem 043/Gatam, berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan petani, optimalisasi lahan pertanian, serta kerja sama lintas sektor dengan pemerintah daerah.
Menurut Danrem, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional yang harus dijaga secara berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat.
Kegiatan panen raya ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan serta mendukung terwujudnya kemandirian pangan nasional.














