BrataNewsTV – Puluhan masyarakat selaku penerima manfaat pengguna air irigasi way bumi agung di wilayah Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara. Sesalkan pasca perbaikan jaringan irigasi way bumi agung BBA.4, yang baru seumur jagung sudah tererosi.
Meskipun sudah dilakukan perbaikan ulang oleh pihak penyedia jasa PT BMS.” Namun hal ini masih menyisakan persoalan, yang di anggap warga perbaikan kerusakan jaringan irigasi way bumi agung tersebut terindikasi di kerjakan asal-asalan.
Masyarakat selaku pengguna air irigasi way bumi agung pasca perbaikan erosi jaringan irigasi tersebut, membuat surat pernyataan untuk di sampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Sumber Daya Air (SDA) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS – SNVT) Mesuji Sekampung.
“Meminta pekerjaan PT Bajasa Menunggal Sejati (BMS) untuk segera di lakukan audit secara menyeluruh dan membongkar ulang pekerjaan tersebut, kami duga ada indikasi pelanggaran yang serius ,” kata perwakilan warga saat menyerahkan surat pernyataan tersebut bersama tim media, 6/2/2026

Kemudian masyarakat pengguna air irigasi way bumi agung meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas atas pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi way bumi agung yang menghabiskan anggaran negara belasan miliar rupiah, yang terkesan asal jadi.
Kami menunggu perbaikan jaringan irigasi ini lebih dari sepuluh tahun. Namun setelah diperbaiki, kami melihat kondisi buruk yang di tunjukkan pada pembangunan ini.” Kami butuh pembangunan yang kuat berkualitas, bukan sekadar pembangunan yang terlihat selesai hanya di atas kertas,” ujar sejumlah warga.
Kalau pun pembangunan seperti ini yang di rugikan bukan sekedar negara, tetapi kami sebagai penerima manfaat dan pengguna air, bilamana pembangunan ini mengalami kegagalan Maka tidak ada satu pilihan lain, melainkan pekerjaan PT Bajasa Menunggal Sejati (BMS) harus dibongkar ulang,” tegas mereka.
Sampai berita ini kembali diterbitkan pihak pihak yang terlibat pada pekerjaan tersebut belum memberi tanggapan,- (Yd/Red)














