Klarifikasi dan Hambatan – Proyek Rehabilitasi Daerah Jaringan Irigasi STA 1.800 Oleh PT Brantas Abipraya Persero

oplus_0
banner 120x600

BrataNewsTV || Terkait pemberitaan media proyek rehabilitasi daerah jaringan irigasi STA 1800 yang berlokasi di Desa Jagang Kecamatan Blambangan Pagar Lampung Utara bagian dari “33” titik lokasi pekerjaan di 8 Kabupaten Provinsi Lampung, gunakan sumber APBN 2025 sampai saat ini belum terselesaikan hingga akhir Januari 2026.

“Menanggapi terkait pemberitaan tersebut PT Brantas Abipraya (Persero) memberikan klarifikasi dan menyampaikan bahwa pada pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi STA 1800. Mempunyai beberapa hal hambatan secara umum,”ungkap SR selaku penanggung jawab dalam proyek tersebut, Sabtu, 31/1/2025.

Menurut SR, hambatan yang paling krusial adalah cuaca yang begitu ekstrim ini salah satu hambatan pertama.

BACA JUGA:  Putra-Putri TNI-Polri Terima Program Bantuan Dukungan Pendidikan Dari PT. BA Dan PT. ASDP

Selanjutnya hambatan ke dua , akses jalan untuk membawa bahan – bahan material ke lokasi pekerjaan yang juga ada hambatan.

Maka pada hari ini juga kita sudah turunkan alat berat, untuk mengangkut bahan-bahan material menuju lokasi pekerjaan,” ujarnya.

Kemudian hambatan yang ketiga keuangan yang menjadi faktor juga menghambat kita menyelesaikan pekerjaan tersebut sesuai waktu klender.

“Adapun photo yang di tampilkan di dalam pemberitaan media, itu photo dalam tahap persiapan (bersih-bersih) bukan berarti itu hasil dari pekerjaan,” terang SR.

BACA JUGA:  Camat Sungkai Jaya Tinjau Lokasi Proyek Rehabilitasi Way Bumi Agung Disinyalir Asal Jadi

Berkaitan volume kegiatan sebagaimana di soroti oleh kawan-kawan media, pekerjaan kita bervolume panjang 1.800 Meter. Lebar dan ketinggian bervariasi itu kita mengikuti dari gambar yang ada,” kata SR.

SR menambahkan meminta dukungan dari semua pihak agar pembangunan ini dapat segera di selesaikan semaksimal mungkin,” tandasnya,- (Red/BrataNewsTV)

banner 325x300