Muaro Jambi, BrataNewsTV – Malang tak dapat ditolak, kebakaran besar melanda SMP Negeri 9 Muaro Jambi pada dini hari Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 04.20 WIB. Api melahap tiga ruangan penting: ruang guru, ruang kelas VII A, dan ruang UKS (Unit Kesehatan Sekolah), mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp800 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Sulastri, penjaga sekolah yang tinggal di belakang SMPN 9, menjadi saksi pertama. Saat sedang memasak, listrik tiba-tiba padam. Rasa curiga membuatnya keluar untuk memeriksa sekolah, dan betapa terkejutnya ia melihat api berkobar dari ruang guru.
Dengan sigap, Sulastri meminta bantuan warga setempat untuk memadamkan api dan segera menghubungi pihak sekolah serta ketua RT.
Mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Kumpeh Ulu tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB dan langsung beraksi. Setelah perjuangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.10 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Namun, kerugian material tak sedikit: meja, kursi, lemari, kipas angin, serta dokumen penting seperti raport siswa dan buku pelajaran guru semuanya terbakar.
Pihak kepolisian dari Polsek Sungai Gelam dan personel Sat Intelkam Polres Muaro Jambi segera turun tangan, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa saksi-saksi untuk menyelidiki lebih lanjut.
Dugaan awal menyebutkan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, namun penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pastinya.
Polisi juga mengimbau masyarakat dan pihak sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik, demi mencegah terulangnya tragedi serupa,- (SI).













