TEBO, BrataNewsTV – Malam yang seharusnya tenang di Desa Kemantan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, tiba-tiba berubah menjadi sorotan publik.
“Seorang warga bernama Rian diduga menjadi korban penganiayaan di Dusun Temontan Desa Kemantan pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian ini menjadi semakin mencolok karena terjadi di tengah tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang sedang berlangsung.
Keluarga korban, yang tampak gelisah, melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang. Mereka berharap agar kasus ini diusut secara tuntas, menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apapun. “Kalau menurut saya, perihal seperti ini tidak dibenarkan. Harus diusut apa sebenarnya masalahnya,” ungkap salah satu anggota keluarga dengan nada penuh harap.
Kekhawatiran akan dampak dari insiden ini juga menyelimuti masyarakat. “Apalagi ini menyangkut Pilkades, kami takut nantinya timbul kekacauan,” tambahnya.
“Situasi ini menggambarkan ketegangan dan kegelisahan dan menyelimuti warga Desa Kemantan”
Menurut keterangan keluarga, Rian datang untuk menemui temannya di kawasan BTN Dusun Temontan. Namun, tiba-tiba, seorang oknum warga berinisial U muncul, memegang telinga Rian, dan menghantamkan kepalanya.
“Kami berharap perihal ini ditindaklanjuti sesuai hukum pidana yang berlaku. Berdasarkan laporan adik saya, saat datang ke tempat temannya, tiba-tiba salah satu oknum warga berinisial “U” datang memegang telinganya dan langsung menghantamkan kepala korban,” jelasnya dengan penuh kesedihan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terduga maupun aparat penegak hukum mengenai kronologi dan penyebab pasti terjadinya insiden tersebut. Masyarakat setempat berharap pihak berwenang segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta yang sebenarnya dan menjaga situasi tetap kondusif di tengah pelaksanaan Pilkades,- (SI).













