MAMUJU, BrataNewsTV – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat mengambil langkah strategis dalam mereformasi pelayanan lalu lintas melalui peluncuran aplikasi inovatif “E-Teguran Siamasei”. Inovasi ini diluncurkan langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H., saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar di Aula Marannu Mapolda Sulbar, Senin (13/7/2026).
Mengusung tema “Transformasi Pelayanan Lalu Lintas Presisi menuju Kamseltibcarlantas yang Modern, Humanis, dan Berbasis Teknologi”, Kapolda menegaskan bahwa adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan ekspektasi masyarakat adalah sebuah keharusan.
“Masyarakat adalah pusat dari setiap kebijakan. Jika kita tidak mampu memenuhi harapan mereka akan kecepatan, transparansi, dan efisiensi, maka kepercayaan publik akan luntur,” tegas Irjen Pol. Adi Deriyan.
E-Teguran: Edukasi, Bukan Sekadar Tilang
Aplikasi E-Teguran Siamasei dihadirkan sebagai instrumen edukatif untuk memperkuat pendekatan persuasif. Kapolda menekankan bahwa aplikasi ini bukan alat untuk mencari-cari kesalahan warga, melainkan sarana komunikasi dan pembinaan.
“E-Teguran adalah bentuk kepedulian Polri. Kita hadir untuk mengingatkan dan membimbing, bukan sekadar menghukum. Kepatuhan harus tumbuh dari kesadaran akan keselamatan, bukan karena rasa takut terhadap sanksi,” ujarnya.
Instruksi keras juga diberikan kepada seluruh personel Ditlantas untuk mengedepankan sikap humanis, santun, dan empati. Kapolda menyoroti data kecelakaan yang mayoritas disebabkan oleh kelalaian, sehingga pencegahan melalui edukasi dianggap lebih efektif daripada penindakan represif semata.
“Kita ingin memastikan setiap orang yang berangkat dengan senyum, kembali ke rumah dengan selamat. Tidak ada lagi perjalanan yang berakhir dengan tangisan duka,” imbuhnya.
Penguatan Integritas Personel
Selain aspek teknis dan operasional, Rakernis ini juga fokus pada penguatan mental dan integritas anggota. Kapolda memotivasi personel untuk menjadi polisi yang “dirindukan” masyarakat melalui pengabdian yang ikhlas.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi capacity building dan manajemen hati yang dipimpin oleh motivator nasional, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd., M.Pd., C.Ht., guna memastikan personel Polantas memiliki ketahanan mental dan spiritual dalam melayani masyarakat. (dbs/red)










